IMG-20200819-WA0005_copy_700x7001.jpgIMG-20201019-WA0022.jpgIMG-20201006-WA0014.jpgIMG-20200902-WA0054_copy_700x7001.jpgIMG-20200914-WA0038_copy_700x7001.jpgIMG-20200825-WA0051_copy_700x7001.jpgIMG-20200903-WA0048_copy_700x4741.jpgIMG-20200901-WA0039_copy_700x7001.jpgIMG-20200908-WA0010_copy_700x4661.jpgIMG-20201006-WA0011.jpgIMG-20200824-WA0013_copy_700x5161.jpgIMG-20200904-WA0056_copy_700x5051.jpgIMG-20200824-WA0028_copy_700x7001.jpgIMG-20201019-WA0023.jpgIMG-20200825-WA0029_copy_700x7001.jpgIMG-20200904-WA0052_copy_700x7001.jpgIMG-20200828-WA0002_copy_700x7001.jpgIMG-20201019-WA0024.jpgIMG-20200825-WA0030_copy_700x7001.jpgIMG-20201006-WA0012.jpgIMG-20200820-WA0004_copy_700x7001.jpgIMG-20200914-WA0039_copy_700x7001.jpg

BERITA PIDIE JAYA

 

 

Ulee Gle, Rabu, 12 Agustus 2020. Petani Jagung di Gampong Jeulanga Barat dan Gampong Kumba sangat antusias mensukseskan program pengembangan tanaman Jagung Ini. Salah satunya adalah Kelompok Tani Gampong yang ada di Gampong Jeulanga Barat dan Gampong Kumba. Sesuai catatan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Pidie Jaya jumlah lahan yang ditanam jagung pada musim gadu ini seluas 400 hektar dan siap panen.

Panen bersama dilaksanakan di Gampong Jeulanga Barat Kec. Bandar Dua pada lahan seluas 400 ha dari hasil ubinan yg dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Produktivitas Jagung dikawasan tersebut mencapai 10,2 ton perhektar, benih jagung tersebut merupakan bantuan Pemerintah Kabupaten (pemkab) Pidie Jaya yang bersumber dari Dana APBK 2020.

Dari sisi pemasaran jagung tersebut tidak terkendala karena pedagang pengumpul setiap hari ada di lokasi, harga jual saat ini mencapai Rp 3.100 perkilo, dengan keberhasilan pengembangan jagung di kawasan Bandar Dua dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi petani yg bila dikonversikan ke nilai rupiah akan menghasilkan perputaran uang di masyarakat sekitar milyaran rupiah.

 

Bupati Aiyub Abbas dalam sambutannya usai memanen jagung secara bersama-sama antara lain mengatakan, bahwa Pemkab Pidie Jaya memberi apresiasi disertai penghargaan yang tinggi kepada Kadistanpang dan staf atas kinerja yang begitu gigih dalam upaya peningkatan produksi pangan khususnya padi dan jagung. Pemandangan yang sangat kentara, lanjut Aiyub, adalah dalam dua tahun terakhir. “Amatan saya, Bandardua dan Bandarbaru adalah “hutannya” jagung,” imbuh bupati lega.

 

Di hadapan puluhan petani Jeulanga Barat dan sekitarnya, Bupati Pidie Jaya menyebutkan bahwa pemkab setempat memberi perhatian serius terhadap sektor pertanian pangan. Setiap tahun melalui dana APBK terus membantu petani. Seperti halnya biaya olah tanah dan pupuk yang telah diluncurkan beberapa tahun lalu. Sementara untuk komoditi jagung juga sudah pernah dibantu termasuk TA 2020.

Seperti pada janji beliau, setelah pada priode pertama berhasil membangun insprastruktur (jalan dan jembatan) di semua kecamatan, kini ia memulai dengan peningkatan ekonomi bagi masyarakat. Budidaya jagung setelah panen padi juga salah satu upaya peningkatan ekonomi. Ia juga berharap, dari usaha yang satu ini akan menguntungkan peternak karena ketersediaan pakan yang memadai. Petani diminta jangan ragu, pada gadu mendatang, pemkab juga akan membantu benih, lanjut Bupati H.Aiyub bin Abbas. (Humprokom)

Jumlah Kunjungan

80345
Hari iniHari ini559
KemarinKemarin580
Minggu iniMinggu ini1452
Bulan iniBulan ini7498
SemuaSemua80345

PETA LOKASI

Kantor Bupati Pidie Jaya Bagian Humas dan Protokoler Setdakab

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Follow