Terwujudnya Masyarakat Pidie Jaya yang Aman, Sejahtera, dan Mandiri dengan Berlandaskan UUPA
Muspida Plus Kabupaten Pidie Jaya
Penyerahan Hewan Qurban dari Pemkab Pidie Jaya kepada Panitia Qurban
Penyerahan Bantuan Operasional dari Pemkab Pidie Jaya untuk Daya (Pesantren), di wilayah Kabupaten Pidie Jaya Oleh Wakil Bupati bersama Kepala Kantor Badan Dayah Kabupaten Pidie Jaya.
Pembukaan Rapat Paripurna II DPRK Pidie Jaya Masa Persidangan II Tahun 2016 terhadap Penyampaian Rancangan Qanun Kabupaten Pidie Jaya Tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Pidie Jaya.
Acara Pembukaan Kuliah Perdana Mahasiswa (i) baru tahun ajaran 2016/2017 Akademi Komunitas Negeri (AKN) PDD Pidie Jaya.
Acara Pembukaan HARDIKDA ke-57 Tahun 2016 oleh Gubernur Aceh di Kabupaten Pidie Jaya.
Acara Penutupan HARDIKDA Ke- 57 Oleh Bupati Pidie Jaya dan penyerahan penghargaan dari Kakanwil Kemenag Provinsi Aceh Kepada Muspida Pidie Jaya.

MEUREUDU - Untuk memudahkan akses antardusun, warga Dusun Meunasah Dayah U Paneuek Gampong Masjid Tuha, Kecamatan Meureudu, Pidie Jaya, berhasil membuka jalan baru sepanjang 390 meter, disertai pembangunan talud kiri dan kanan badan jalan menggunakan Alokasi Dana Gampong senilai Rp 150 juta.

Atas keberhasilan pembangunan ini, warga pun menggelar kenduri, Minggu (2/10), sebagai wujud rasa syukur karena kini masyarakat gampong bisa mewujudkan pembangunan secara mandiri, suatu hal yang mustahil dilakukan beberapa tahun lalu, sebelum lahirnya Undang-undang desa.

Keuchik Gampong Masjid Tuha, Junaidi, menyebutkan bahwa anggaran diterima tahun ini sebesar Rp 500 juta, dialokasikan untuk tiga dusun yaitu, Dusun Dayah U Paneuek dan Dusun Lhoknga masing-masing Rp 150 juta. Sementara Dusun Masjid Tuha yang merupakan induk gampong, mendapat jatah Rp 200 juta.

“Jalan yang dibuka lumayan panjang, sehingga membutuhkan lebih dari Rp 200 juta. Namun kekurangan dana tersebut kami sepakati untuk ditanggung secara swadaya, agar program ini tuntas dan manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat,” papar Junaidi.

Sementara, untuk dua dusun lainnya, ADG digunakan untuk membangun drainase/fasilitas mandi cuci dan kakus (MCK), serta beberapa unit warung untuk dijadikan sumber pendapatan asli gampong (PAG). “Pembangunan drainase dan MCK, kini juga hampir rampung,” tambahnya.

Keuchik Gampong Masjid Tuha, Junaidi juga mengaku, warga di gampong tersebut tidak terpengaruh dengan fenomena maraknya konflik antarwarga yang terjadi di banyak gampong lainnya, terkait pengelolaan ADG.

Padahal, ramai diberitakan, pengelolaan dana gampong di Aceh, termasuk di Kabupaten Pijay, banyak menuai masalah. Khususnya terkait transparansi anggaran, sentimen antarwarga dan aparatur gampong, minimnya keterlibatan warga dalam pembangunan, bahkan dugaan korupsi yang diembuskan pihak-pihak tak bertanggung jawab --biasanya dimotori kelompok calon keuchik yang gagal dalam suksesi pemilihan keuchik.

Namun, di Gampong Masjid Tuha, warga kompak mendukung pembangunan. Bahkan partisipasi warga cukup tinggi. Buktinya, pengadaan lahan pembangunan jalanbaru antardusun sepanjang 390 meter dengan lebar tiga meter tersebut, merupakan hibah warga pemilik lahan tanpa dilakukan ganti rugi.

Kekompakan warga juga terlihat dalam acara kenduri syukuran kemarin, dimana seluruh anggota masyarakat turut berpartisipasi menyukseskan kegiatan ini.

Selain dihadiri seluruh warga, kenduri syukuran ini juga dihadiri Anggota DPRA, Ir H Sulaiman Ary, dan sejumlah tokoh masyarakat seperti H Abdul Wahab Robinson, dan H Rusli Kana Wisma. (/serambinews)

LENSA

103826538.jpg42271677.jpg42295290.jpg65624315.jpg71239959.jpg88368709.jpgbappeda.jpgkantor bupati.jpgkantor dprk.jpgkantor pu.jpgkuala merdu.jpgmanohara-sun rise.jpgmanohara-sunset.jpgpantai kuthang.jpgpemandangan padi.jpg

LINTASAN SEJARAH

PETA LOKASI

Onliners

We have 58 guests and no members online

HUBUNGI KAMI

Kantor BAPPEDA Lt.II, Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya,

Cot Trieng, Meureudu.

Email : bappedapijay@gmail.com