Terwujudnya Masyarakat Pidie Jaya yang Aman, Sejahtera, dan Mandiri dengan Berlandaskan UUPA
Muspida Plus Kabupaten Pidie Jaya
Penyerahan Hewan Qurban dari Pemkab Pidie Jaya kepada Panitia Qurban
Penyerahan Bantuan Operasional dari Pemkab Pidie Jaya untuk Daya (Pesantren), di wilayah Kabupaten Pidie Jaya Oleh Wakil Bupati bersama Kepala Kantor Badan Dayah Kabupaten Pidie Jaya.
Pembukaan Rapat Paripurna II DPRK Pidie Jaya Masa Persidangan II Tahun 2016 terhadap Penyampaian Rancangan Qanun Kabupaten Pidie Jaya Tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Pidie Jaya.
Acara Pembukaan Kuliah Perdana Mahasiswa (i) baru tahun ajaran 2016/2017 Akademi Komunitas Negeri (AKN) PDD Pidie Jaya.
Acara Pembukaan HARDIKDA ke-57 Tahun 2016 oleh Gubernur Aceh di Kabupaten Pidie Jaya.
Acara Penutupan HARDIKDA Ke- 57 Oleh Bupati Pidie Jaya dan penyerahan penghargaan dari Kakanwil Kemenag Provinsi Aceh Kepada Muspida Pidie Jaya.

MEUREUDU - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI, Prof Muhadjir Effendy memperkirakan dana yang dibutuhkan untuk membangun kembali infrastruktur sekolah yang rusak akibat gempa pada 7 Desember 2016 lalu di Pidie Jaya, Pidie, dan Bireuen, mencapai Rp 40 miliar.

Menurutnya, gedung sekolah yang rusak berat mencapai 23 unit, dan penanganannya akan dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-RR) di bawah koordinasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). “Sedangkan gedung sekolah yang rusak ringan, akan ditangani Kemendikbud,” ungkap Muhadjir Effendy, Senin (2/1) saat meninjau proses belajar mengajar di sekolah darurat kawasan Jijiem, Kecamatan Bandarbaru, Pijay, yang gedung sekolahnya hancur total akibat gempa.

Dalam kunjungan tersebut, ia juga didampingi Sekjen Kemendikbud Didik Sihardi PHd, Dirjen Dikdasmen Hamid Muhammad MSC PHd, Direktur SD, Direktur PKLK serta Kepala LPMP Aceh, yang akan bekerja sesuai tupoksi masing-masing untuk mempercepat penyediaan fasilitas pendidikan pasca Gempa Pijay. “Pemerintah menargetkan, pembangunan kembali gedung sekolah yang rusak berat ini dapat diselesaikan dalam waktu satu tahun oleh Kementerian PU-PR,” ujarnya.

Guna menunjang keberlangsungan proses belajar mengajar, pascalaunching ‘Ayo Kembali Kesekolah’, maka menurutnya hal yang perlu diperhatikan yaitu, percepatan pembangunan sekolah sementara di 13 tempat (unit), bagi gedung sekolah yang rusak ringan tetap memanfaatkan fasilitas yang ada secara optimal. Termasuk bergabung dalam proses belajar mengajar dengan sekolah terdekat atau meunasah, sekolah tenda, serta sekolah darurat lainnya.

Selain itu, pihaknya juga melibatkan pihak Universits Syiah Kuala (Unsyiah) dan Universitas Muhammadiyah sebagai mitra untuk pemulihan korban trauma, dengan melakukan bimbingan konseling berupa pemulihan mental dengan mengedepankan kearifan lokal.

Mendikbud RI ini juga menyinggung bahwa sekolah yang berada pada patahan gempa seperti SDN Peulandok Tunong, Trienggadeng, perlu dicarikan lokasi lain untuk pembangunan gedung baru. Sehingga ke depan tidak sampai menjadi korban bencana serupa.

Dalam peninjauannya kemarin, Mendikbud RI, Prof Muhadjir Effendy, juga memantau langsung proses belajar mengajar (PBM) di SDN 1 dan SMPN 1 Jijiem yang menggelar PBM di tenda darurat.

Saat berinteraksi dengan para murid, ia menagih hafalan doa sehari-hari, rukun iman, rukun islam, serta lagu-lagu nasional dari sejumlah murid SDN 1 Jijiem.

Ia juga menghibur para siswa SMP yang juga belajar di tenda, sehingga kunjungannya kali ini menghabiskan waktu dua jam di lokasi, sambil memantau langsung pembangunan sekolah darurat di daerah ini.

Menurutnya upaya pemulihan dan rehabilitsi sarana dan prasarana pendidikan ini menjadi perhatian utama baginya seperti yang ditugaskan Presiden Joko Widodo kepadanya. Karena itu, ia pun mengaku akan mencurahkan segala kemampuannya untuk mempercepat pemulihan sektor pendidikan di tiga wilayah terdampak Gempa Pijay ini.

Sementara itu, akibat banyaknya kerusakan gedung ruang inap pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pidie Jaya akibat gempa, dalam waktu dekat akan dibangun Rumah Sakit Kontainer oleh Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Unsyiah di Jakarta, bekerjasama dengan IKA-Unsyiah di Aceh.

Kepastian RS Konteiner itu secepatnya dibangun, setelah tim IKA-Unsyiah Jakarta dipimpin Ismail Rasyid SE didampingi Ketua IKA-Unsyiah Aceh, Drs H Sulaiman Abda, menemui Wakil Bupati (Wabup) Pijay, H Said Mulyadi SE MSi di Meureudu, Minggu (1/1) siang.

Kedua pihak menyepakati, kontainer dimaksud akan dipasang di kompleks RSUD yang ada saat ini. Fasilitas tersebut kini ada di Medan-Sumut dan segera akan didatangkan ke Pijay. Kadinkes Pijay, Said Abdullah SH mengatakan, pembangunan RS kontainer ini direncanakan paling lambat dilakukan dalam minggu kedua bulan ini. (/serambinews)

LENSA

103826538.jpg42271677.jpg42295290.jpg65624315.jpg71239959.jpg88368709.jpgbappeda.jpgkantor bupati.jpgkantor dprk.jpgkantor pu.jpgkuala merdu.jpgmanohara-sun rise.jpgmanohara-sunset.jpgpantai kuthang.jpgpemandangan padi.jpg

LINTASAN SEJARAH

PETA LOKASI

Onliners

We have 44 guests and no members online

HUBUNGI KAMI

Kantor BAPPEDA Lt.II, Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya,

Cot Trieng, Meureudu.

Email : bappedapijay@gmail.com