MEUREUDU - Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpang) Pidie Jaya (Pijay) mengolah sawah seluas 8.750 hektare (Ha) untuk penanaman padi pada musim tanam gadu tahun 2017. Untuk menyukseskan program itu, Pemkab Pijay melalui dinas tersebut mengalokasikan anggaran Rp 3,5 miliar dari dana Otonomi Khusus (Otsus).

Kadistanpang Pijay, drh Muzakkir Muhammad, Jumat (5/5), mengatakan, pengolahan sawah yang tersebar di delapan kecamatan itu ditargetkan selesai akhir bulan ini. Sehingga, pada awal Juni mendatang sudah dapat dilakukan penanaman serentak.

Untuk setiap Ha tanah yang diolah, menurutnya dinas juga mengalokasikan dana Rp 400.000. Artinya setiap 1/4 Ha memiliki Rp 100.000 biaya operasional yang mencakupi biaya operator Rp 30.000, Bahan Bakar Minyak (BBM) Rp 54.000, dan biaya agen atau Keujruen Blang Rp 16.000.

Untuk mempercepat pengolahan tanah itu, tambah Muzakkir, pihakny mengerahkan 37 traktor dan 20 handtraktor. “Kita harapkan awal September nanti padi musim tanam gadu tahun ini sudah bisa panen. Sehingga tak menghambat tanam musim rendengan 2017-2018 pada Desember mendatang,” tukasnya. (/serambinews)

LENSA

kantor pu.jpg71239959.jpgmanohara-sunset.jpg88368709.jpgkantor bupati.jpgpemandangan padi.jpgpantai kuthang.jpg103826538.jpg42271677.jpgmanohara-sun rise.jpgbappeda.jpgkuala merdu.jpgkantor dprk.jpg42295290.jpg65624315.jpg

LINTASAN SEJARAH

PETA LOKASI