MEUREUDU - Cuaca terik hingga menyebabkan kemarau juga terjadi di Pidie Jaya (Pijay). Tapi kondisinya tidak begitu parah dibandingkan beberapa kabupaten lainnya di Aceh. Di sejumlah titik, sesekali diguyur hujan walau hanya sebentar. Hingga saat ini kekeringan belum berpengaruh nyata terhadap tanaman padi di Pijay. “Alhamdulillah, tanaman padi di Pijay masih tumbuh normal,” kata Kepala Dinas Pertanian Pangan (Kadistanpang) Pijay, drh Muzakkir Muhammad menjawab Serambinews,com, Selasa (20/1/2018). Muzakkir menyebutkan, dalam dua hari terakhir pihaknya mengaku sudah melakukan pemantauan ke semua kecamatan di Pijay hingga ke hamparan sawah yang berada jauh di hilir sekali pun.

Hasilnya, secara umum pertumbuhan tanaman  padi masih normal atau kondisi lahan masih basah. Melalui penyuluh pertanian setempat, ia sudah meminta petani supaya mengawal  tanaman padi sebaik mungkin. Debit air sungai cendrung menurun. Seperti halnya di Kecamatan Bandardua. Ketersediaan air  yang terbatas hendaknya dimanfaatkan sebaik mungkin. Apalagi di beberapa saluran, air tersedia dan tinggal hanya mengupayakan pendistribusian ke lahan. Khusus untuk tanaman padi yang saat ini memasuki masa primordia (bunting) air sangat dibutuhkan. (/serambinews)

LENSA

kantor bupati.jpgbappeda.jpgpantai kuthang.jpgmanohara-sun rise.jpg42295290.jpgkuala merdu.jpgmanohara-sunset.jpg103826538.jpg65624315.jpg71239959.jpgkantor dprk.jpg88368709.jpgkantor pu.jpg42271677.jpgpemandangan padi.jpg

LINTASAN SEJARAH

PETA LOKASI

Jumlah Kunjungan

2830
Hari iniHari ini59
KemarinKemarin53
Minggu iniMinggu ini192
Bulan iniBulan ini1147
SemuaSemua2830