MEUREUDU - Sekitar 130 calon keuchik dari delapan kecamatan di Pidie Jaya (Pijay) menjalani tes urine di aula Kantor Camat Meurahdua, Selasa (6/11/2018). Acara ini turut disaksikan camat dan anggota muspika setempat.

Kabag Pemerintahan Setdakab Pijay, Muslim Khadri S,STp dalam sambutannya antara lain mengatakan, bahwa tes urine merupakan salah satu syarat wajib bagi  calon. “Sedangkan tahun-tahun sebelumnya tidak termasuk salah satu dari sekian persyaratan,” sebut Muslim. Jika hasil uji oleh Tim BNNK terbukti  ada calon yang positif pernah mengonsumsi narkoba, maka sudah pasti yang bersangkutan gugur sebagai calon keuchik.

Ditambahkan selain tes dilakukan secara massal, ada juga calon keuchik yang memang sudah menjalani tes tersendiri pada BNNK. Persyaratan lainnya yang akan dilakukan adalah, tes mampu baca al-Quran. Jadwal uji ini akan diberitahukan kemudian. Selain tes urine bagi keuchik, beberapa calon mukim juga menjalani tes serupa. “Pemilihan keuchik akan berlangsung serentak,  18 Desember 2018. Sedangkan pemilihan imum mukim dijadwalkan tahun 2019 mendatang,” kata Muslim Khadri.

Prosesi uji berlangsung tertib dan lancar. Para calon yang sudah menjalani tes tampak tenang-tenang saja . Beberapa calon menjawab serambinews,com mengaku lega atau senang dilakukan uji tersebut. “Saya senang dilkukan tes urine,” kata seorang calon dari Kecamatan Meurahdua. (/serambinews)



Jumlah Kunjungan

14051
Hari iniHari ini14
KemarinKemarin60
Minggu iniMinggu ini436
Bulan iniBulan ini802
SemuaSemua14051

PETA LOKASI

Kantor Bupati Pidie Jaya Bagian Humas dan Protokoler Setdakab

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Follow