Terwujudnya Masyarakat Pidie Jaya yang Aman, Sejahtera, dan Mandiri dengan Berlandaskan UUPA
Muspida Plus Kabupaten Pidie Jaya
Penyerahan Hewan Qurban dari Pemkab Pidie Jaya kepada Panitia Qurban
Penyerahan Bantuan Operasional dari Pemkab Pidie Jaya untuk Daya (Pesantren), di wilayah Kabupaten Pidie Jaya Oleh Wakil Bupati bersama Kepala Kantor Badan Dayah Kabupaten Pidie Jaya.
Pembukaan Rapat Paripurna II DPRK Pidie Jaya Masa Persidangan II Tahun 2016 terhadap Penyampaian Rancangan Qanun Kabupaten Pidie Jaya Tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Pidie Jaya.
Acara Pembukaan Kuliah Perdana Mahasiswa (i) baru tahun ajaran 2016/2017 Akademi Komunitas Negeri (AKN) PDD Pidie Jaya.
Acara Penutupan HARDIKDA Ke- 57 Oleh Bupati Pidie Jaya dan penyerahan penghargaan dari Kakanwil Kemenag Provinsi Aceh Kepada Muspida Pidie Jaya.

MEUREUDU - Pemkab Pidie Jaya (Pijay), sejak sepekan terakhir gencar menggalang dana untuk membantu korban gempa di Lombok Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Wakil Bupati Pidie Jaya, H Said Mulyadi melalui telepon kepada Serambinews.com Sabtu (25/8/2018) mengatakan, penggalangan dana bantuan untuk korban gempa Lombok ini sebagai rasa kepedulian sesama.

Seperti halnya masyarakat kabupaten dan provinsi lain di Tanah Air, termasuk NTB, yang telah membantu para korban gempa Pidie Jaya akhir Desember 2016 lalu. Menurut Said Mulyadi, Bupati, Sekda, serta para asisten sudah membahas hal tersebut dalam pertemuan dengan semua kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) di meuligoe setempat pada, Selasa (21/8/2018) malam, atau seusai melaksanakan takbiran keliling menyambut Idul Adha.

“Pertemuan itu khusus membahas tentang upaya Pijay  mencari dana untuk meringankan beban korban gempa di NTB. Semua kepala SKPK menyambut baik,” kata Wabup. Disepakati, salah satu sumber dana adalah sumbangan dari pejabat, mulai dari bupati, wabup, sekda, asisten, staf ahli, kepala SKPK (eselon II), eselon III hingga eselon IV. Bupati dan wabup masing-masing membantu Rp 5 juta, kemudian pejabat eselon II atau setingkat Kepala SKPK masing-masing Rp 2.000.000, eselon III (kabag/kabid) Rp 1.000.000.

Pemkab secara resmi juga akan menyurati anggota Forkopimda. “Jika ada staf yang ingin menyumbang, tentunya kami sangat berterima kasih,” ujar Said Mulyadi. Sejumlah rekanan atau kontraktor juga menyatakan kesediannya membantu korban musibah di Lombok. Seperti diungkap oleh Hasbi Bambi, salah seorang kontraktor.

Said Mulyadi menambahkan, Pemkab Pijay berencana akan membangun satu unit mushalla dengan target anggaran Rp 1 miliar. “Dana yang sudah terkumpul saat ini sekitar Rp 750 juta. Kalau pun tak cukup, akan diambil dari dana tanggap darurat dan itu tidak menyalahi aturan,” timpal Wabup Pijay yang saat dihubungi mengaku sedang dinas luar ke Jakarta. (/serambinews)

LENSA

103826538.jpg42271677.jpg42295290.jpg65624315.jpg71239959.jpg88368709.jpgbappeda.jpgkantor bupati.jpgkantor dprk.jpgkantor pu.jpgkuala merdu.jpgmanohara-sun rise.jpgmanohara-sunset.jpgpantai kuthang.jpgpemandangan padi.jpg

LINTASAN SEJARAH

PETA LOKASI

Onliners

We have 27 guests and no members online

HUBUNGI KAMI

Kantor BAPPEDA Lt.II, Komplek Perkantoran Pemkab. Pidie Jaya, Cot Trieng, Meureudu.

Email : bappedapijay@gmail.com