MEUREUDU - Wakil Bupati (Wabup) Pidie Jaya, H Said Mulyadi bersama Kadis Sosial Pemberdayaan  Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) diwakli Said Umar serta Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Satlak BPBD), HM Nasir SPd, Senin (3/9/2018) memantau Dayah Ummul Aiman 2 Meurahdua yang terbakar, Jumat (31/8/2018) pekan lalu.

Kadatangan Wabup dan rombongan diterima pimpinan Dayah Ummul Aiman 2, Tgk Busyaidi dan Pengasuh Santri, Teuku Ilyas. Dalam pertemuan singkat, Said menyatakan ikut berbelangsungkawa atas musibah tersebut. Wabup juga meminta piminan dayah untuk mencari solusi buat sementara kepada santri agar mereka tetap belajar walau hanya di tempat darurat. Pemkab, lanjut Wabup akan berupaya secepat mungkin supaya bilik santri yang terbakar sesegera mungkin dibangun walau hanya darurat.

Sebagaimana dilaporkan Satlak BPBD setempat, kata Wabup, bahwa BPBA Aceh akan membantu membangun hunian sementara (huntara). Kecuali ongkos untuk tukang, sementara semua bahan-bahan yang dibutuhkan untuk bilik akan ditanggung sepenuhnya. Ini sebuah rahmat dan kita patut bersyukur atas pemberian BPBA. Yang penting semangat para santri yang mengenyam ilmu agama di Ummul Aiman 2 ini tetap bersemangat seperti biasa.

"Karena semua yang terjadi itu akan kehendak Allah," paparnya lagi. Pada kesempatan tersebut, Wabup menyumbang Rp 5 juta untuk Ummul  Aiman 2  dan diterima pimpinan dayah. Sementara  untuk sejumlah warga sekitar yang rumah dan tempat usahanya juga ludes diamuk api, wabup selain membantu dana sekadarnya untuk masa panik juga disertai masing-masing satu set kompor gas. 

Kedelapan warga yang rumah atau tempat usahanya ikut musnah dilalap api itu meminta Pemkab setempat memperhatikan nasibnya yang kini terpaksa harus tinggal di tenda darurat yang dibangun BPBD. “Tolong pak kami in i kehilangan tempat tinggal dan mohon diusahakan rumah walau hanya sementara," keluh para korban.

Menyahuti harapan warga, Wabup sambil menyiratkan kesedihan mendalam menyatakan akan berupaya. "Tapi itu bukan sebuah janji yang harus dipenuhi. Yang jelas, jika mau ditempati, para korban yang rumahnya terbakar dipersilahkan tinggal di kios kompleks terminal terpadu," katanya. Tapi semua mereka tampaknya enggan tinggal di komplek tersebut. Mereka lebih leluasa mencari rezeki di lokasi semula yang letaknya pinggiran jalan nasional.

Sekretaris Dinsos P3A, Said Umar mengatakan, pasca musibah, pihaknya sudah menyalurkan bantuan sembako baik kepada Ummul Aiman maupun untuk sejumlah warga yang rumah atau tempat usahanya musnah dilalap si jago merah. “Bantuan masa panik sudah kami salurkan,” kata Said Umar. (/serambinews)

 

LENSA

65624315.jpgkantor dprk.jpgmanohara-sun rise.jpgpantai kuthang.jpg103826538.jpgkantor pu.jpgkantor bupati.jpg71239959.jpgpemandangan padi.jpg88368709.jpgkuala merdu.jpgmanohara-sunset.jpg42295290.jpg42271677.jpgbappeda.jpg

LINTASAN SEJARAH

PETA LOKASI

Jumlah Kunjungan

2830
Hari iniHari ini59
KemarinKemarin53
Minggu iniMinggu ini192
Bulan iniBulan ini1147
SemuaSemua2830