MEUREDU - Dua guru asal Kabupaten Pidie Jaya (Pijay), Saifullah SPdI MA dari MAN Unggul Pijay dan Mursyidah SPd dari SMPN 7 Bandar Baru, Kamis (27/9) malam, menerima penghargaan Literasi Satu Guru Satu Buku (Sagusaku) dari Ikatan Guru Indonesia (IGI) di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat. Pemberian piagam penghargaan tersebut dilakukan oleh Ketua IGI Pusat, Joko Susilo.

Dalam prosesi acara tersebut Joko Susilo mengapresiasi dua duta dari Aceh asal Kabupaten Pijay yang telah berhasil meraih prestasi dalam mengikuti literasi Sagusaku tingkat nasional 2018 yang diikuti oleh seluruh gurudari 23 provinsi. Dua guru perwakilan Aceh asal Pijay ini juga telah memiliki karya tulis dalam bentuk buku, sehingga diberikan penghargaan. Oleh karenanya pihak IGI pusat memberikan perhatian kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pijay. 

Aceh tahun ini merupakan perwakilan pertama yang mengikuti event ini setelah terbentuknya pengurus IGI wilayah Aceh dan kabupaten/kota di Aceh tahun 2018. “Sagusaku merupakan salah satu program IGI yang terbentuk sejak tahun 2016 dengan target meningkatkan kompetensi guru,” kata Kepala Dinas Pendidikan Pijay Saiful Rasyid MPd kepada Serambi, Jumat (28/9). Dengan perolehan dua pemghargaan ini, diharapkan memberikan motivasi bagi guru-guru yang lain untuk bisa menjadi hebat dengan karya. Sebab, dengan karya guru ini menjadi hebat. “Kami berharap tahun depan lebih banyak lagi peserta prosesi Literasi Sagusaku yang dapat menerima penghargaan literasi tingkat nasional,” katanya. (/serambinews)

LENSA

manohara-sun rise.jpg71239959.jpgpantai kuthang.jpgkantor dprk.jpg103826538.jpgpemandangan padi.jpg42295290.jpgkuala merdu.jpgbappeda.jpgkantor pu.jpg65624315.jpgkantor bupati.jpgmanohara-sunset.jpg88368709.jpg42271677.jpg

LINTASAN SEJARAH

PETA LOKASI