PIDIE JAYA

  • DKP Hadiahi Rp 50 Ribu untuk Penangkap Lele

    MEUREUDU - Ribuan warga tumpah ruah menyaksikan hari kedua pelaksanaan Pekan Kebudayaan Pidie Jaya (PKPJ) di Pantai Kuthang, Desa Sagoue, Kecamatan Trienggadeng, Selasa (2/6) malam. Berbagai kegiatan dilakukan untuk menarik pengunjung, bahkan di pihak Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) memberikan hadiah Rp 50 ribu kepada setiap pengunjung yang berhasil menangkap lele dalam sebuah kolam 2x3 meter di stand mereka.

    Kepala Bidang (Kabid) Perikanan Budidaya DKP Pijay, Yulizar SP menyebutkan setiap pengunjung yang berminat hanya dibolehkan menangkap seekor lele, jika berhasil, panitia memberi hadiah Rp 50 ribu. Sedangkan untuk kesempatan selanjutnya diberikan kepada pengunjung lainnya. “Lomba menangkap lele kami gelar setiap malam,” kata Yulizar.

    Stand DKP ini terletak strategis diapit oleh Panggung Utama, Stand Disperindagkop dan UKM serta arena bermain anak-anak. Adapun Stand Dinas Pekerjaan Umum (PU) yang menampilkan replika sebuah jembatan gantung karya Rizal Fikar (Kabid) juga dipadati pengunjung. Selain di stand SKPK, pengunjung juga tampak ramai di stand tingkat Kecamatan, seperti di Stand Kecamatan Panteraja yang menampilkan hiasan miniatur boat kayu dilengkapi pernak pernik lampu hias led. Miniatur ini sebagai tanda Kecamatan Panteraja terletak di pinggir pantai dan memiliki Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Kuala Panteraja.

    Hingga tadi malam, suasana Pantai Kuthang juga dipadati pengunjung. Masyarakat tampak antusias menyaksikan beragam kegiatan yang ditampilkan disana. Pada lomba rapai di Panggung I, mayoritas pengunjung adalah para orang dewasa. Mereka dengan tekun menyaksikan group penabuh rapai dengan lantunan suara yang begitu memukau. Apalagi permainan yang satu ini belakangan tergolong mulai menyurut terutama di kawasan seputar ibukota kecamatan. Selain lomba tari tradisi dan kreasi serta gebyar seni yang tampil di panggung I dan II, suasana pasar rakyat/niaga dan stand pameran juga disesaki pengunjung.

    Siangnya di lapangan bola kaki kecamatan setempat, ratusan warga menyaksikan lomba gelayang tunang. Sementara lomba seumapa yang tampil di panggung II mayoritas dipenuhi kaum ibu dan kaulamuda. Membludaknya warga hadir ke arena PKPJ pada hari kedua atau tepatnya Selasa malam, karena pada Senin (1/6) siang seusai acara pembukaan hingga esoknya Selasa (2/6) siang suasana sepi senyap. Rangkaian kegiatan baru mulai aktif pada petang sampai malamnya. Umumnya masyarakat hadir kesana sekalian memboyong anggota keluarganya masing-masing. Dilaporkan, mereka datang dari sejumlah kecamatan di Pidie Jaya, Pidie bahkan juga dari kabupaten tetatngga Bireuen. Sejumlah personil polisi, petugas dari Dinas Perhubungan serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sibuk mengatur arus lalu lintas di jalan nasional sehingga kendaraan yang melaju dari dua arah menjadi tertib dan lancar termasuk para pejalan kaki. (serambinews)

    Read more
  • USAID PRIORITAS Hibah 3.600 Buku

    Meureudu –Sebanyak 3.600 buku yang terdiri dari buku bacaan fiksi dan non fiksi dibagikan kepada 24 sekolah mitra USAID PRIORITAS di kabupaten Pidie Jaya (masing-masing sekolah mendapatkan 150 judul buku). Pemberian buku..

    Read more