MEUREUDU - Pemerintah pusat melalui Kementerian Perindustrian RI dalam pekan depan akan membantu mesin pengolah bambu untuk industri kerajian di Gampong Sagoe, Kecamatan Tringgadeng, Pijay. Hal itu dikatakan Kepala Subdin Kerajinan Kementerian Perindustrian RI, Sumpena yang meninjau usaha industri kerajinan masyarakat di Pjay bersama Kabid Industri Disperindagkop Aceh, Iskandar, Jumat (1/2).

“Dalam pekan ini juga kami akan membantu mesin pengolah bambu untuk pengembangan usaha kerajinan bambu yang ditempatkan di Gampong Sagoe, Kecamatan Trienggadeng,”sebut Sumpena kepada Serambi, Jumat (1/2) di sela-sela peninajuan usaha kerajina di Gampong Sagoe.

 

Menurutnya, pemberian bantuan fasilitas mesin pengolah bambu tersebut, nantinya bersamaan dengan instruktur mesin yang kelak membimbing beberapa hari bagi anggota usaha industri kerajinan bambu. Mereka, lanjutnya akan ditraining beberapa hari agar dapat menguasai lebih detail sistem penggoperasian mesin dimaksud.

Apalagi selama ini, anggota industri dalam mengembangkan usaha secara manual, sehingga menyebabkan angka produktifitas sangat kecil. “Imbasnya permintaan pasar yang semakin tinggi tak dapat dipenuhi,”ujarnya.

Selama ini, jelas Sumpena, pengembangan industri kerajinan masyarakat lebih dominan dikuasai masyarakat di pulau Jawa dengan angka 60 persen. Sementara di luar Jawa 40 persen.

Sementara itu, Kabid Inddustri Disperindagkop Aceh, Iskandar SSos MM kepada Serambi mengatakan, pihaknyya berkomitmen untuk merespon bantuan mesin pengolah bambu sebagai langkah perubahan tehnologi industri dari manual ke jalur mesin. “Ini tidak lain sebagai upaya maksimal peningkatan produksi usaha keranjang bambu, tusuk gigi hingga mampu ke arah mebel dan funiture dengan bahan baku bambu,”tukasnya.

Sumber : Serambi Indonesia