MEUREUDU - Badan Baitul Mal Pidie Jaya (Pijay) Senin (15/6) menyalurkan Infaq untuk para pimpinan dayah dan balai pengajian yang berjumlah 212 orang. Infaq tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wakil Bupati H Said Mulyadi SE, di Oproom kantor bupati setempat.

Wabup Pijay dalam sambutannya mendukung sepenuhnya upaya-upaya yang dilakukan Baitul Mal dalam pengumpulan zakat dan infaq. Jika selama priode Januari-April 2015 penerimaan zakat dan infaq sebesar Rp 1.461.268.880 hanya dari pegawai negeri sipil (PNS), pengusaha, tapi ke depan diharapkan pemasukannya juga dari pedagang serta perorangan lainnya. Jika pemasukan lebih besar lagi, sehingga pada gilirannya yang diterima pimpinan dayah, balai pengajian, fakir dan miskin pun meningkat, papar Said Mulyadi.

Kepala Badan Baitul Mal Pijay, Tgk Marzuki HM Ali mengatakan, infaq yang diterima pimpinan dayah dan balai pengajian itu sebagian besar diberikan Rp 200.000, dan 12 orang lainnya menerima Rp 1,5 juta. Ketidaksamaan jumlah yang mereka terima, kata Tgk Marzuki HM Ali, karena ada beberapa pertimbangan atau penilaian lain dari lembaga pengumpul zakat dan infaq.

Di hadapan ratusan pemuka agama se-Pidie Jaya, Kepala Badan Baitul Mal Pijay itu juga memaparkan sekilas tentang perkembangn lembaga yang dipimpinnya. Disebutkan, berdasarkan hasil pendataan yang dilakukan pihaknya dalam sebulan terakhir, bahwa potensi zakat tijarah dari sekitar 500 pedagang di wilayanya mencapai sekitar Rp 25 miliar, tapi yang mengaku akan membayar zakat hanya 120 toko dengan asumsi total zakatnya sebesar Rp 619 juta. Karenanya, seusai Hari Raya Idul Fitri mendatang, Baitul Mal akan melakukan sosialisasi zakat ke semua kecamatan. (serambinews)