MEUREUDU - Tim dari Markas Besar (Mabes) TNI-AD dipimpin Kolonel (Inf) Maryulis SH didampingi Dandim Pidie/Pijay, Letkol (Inf) Usik Samwa Parana, Danramil Meurahdua dan Ulim serta plus Babinsa, Selasa (25/8) meninjau pembangunan jaringan irigasi ke Meurahdua. Sebelum ke lokasi itu, tim Mabes TNI itu juga mengadakan pertemuan dengan jajaran Dinas Pertanian, Badan Penyuluhan dan Ketahanan Pangan serta beberapa dinas terkait lainnya di Makodim Pidie, di Sigli.

Dalam tinjauann itu tim merasa puas melihat kondisi jaringan irigasi tersier yang baru sekitar dua bulan rampung dibangun dan pendistribusian air lancar. Begitu halnya dengan tanaman padi yang tumbuh subur. Kolonel Maryunis menyebutkan, mereka datang dari Jakarta turun beberapa kabupaten/kota yang ada di Aceh.

Tujuannya kata Maryunis, untuk melihat langsung kondisi yang sebenarnya tanaman padi termasuk sarana pendukung peningkatan produksi. Di Meurahdua, jaringan tersier yang dibangun pemerintah beberapa bulan lalu ternyata membawa manfaat besar bagi petani. Maryunis mengaku kagum melihat tanaman padi tumbuh normal serta jaringan tersier yang begitu bagus. Pada kesempatan tersebut, Tim Mabes juga berdialog dengan keuchik dan ketua kelompok tani setempat. Kendati pertemuan hanya berlangsung singkat, tim merasa puas. Kepada Babinsa dan penyuluh pertanian diminta bekerja keras membina petani.

Kadistannak Pidie Jaya, drh Muzakkir Muhammad mengatakan, objek utama yang ditinjau tim Mabes adalah, jaringan irigasi tersier di Gampong Meunasah Raya. Saluran tersebut dibangun dengan dana APBN TA 2015 senilai Rp 110 juta dan rampung sekitar dua bulan lalu. (sermbinews)