MEUREUDU - Sebanyak 5.786 unit rumah yang terdampak musibah gempa bumi Pidie Jaya 7 Desember 2016 lalu (2.496 unit rusak berat dan 3.290 unit rusak sedang) kini terus dipacu pengerjaannya dan dijadwalkan dalam waktu dekat rampung seluruhnya.

Dari 2.496 unit rumah rusak berat atau dibangun baru, sebanyak 1.523 unit di antaranya, kini rampung seratus persen.

Pada Rabu (23/1/2019) ini rencananya akan diresmikan secara simbolis sekaligus diserahkan kepada penerima manfaat atau pemilik.

Sementara sisanya (973 unit lagi) progresnya rata-rata 95 persen dan dijadwalkan dalam waktu dekat juga sudah bisa ditempati.

Peresmian secara simbolis rumah yang sudah rampung dilakukan di Gampong Rawasari Kecamatan Trienggadeng.

Peresmian ditandai dengan penyerahan kunci oleh Bupati Pijay H Aiyub Abbas kepada Muhammad Irwan sebagai pemilik rumah serta disusul pengguntingan pita oleh Wabup H Said Mulyadi.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalak-BPBD) Pijay HM Nasir SPd dalam laporannya menyebutkan selain rumah yang dibangun tahun 2018, ada sekitar 1.010 unit rumah rusak berat yang masuk daftar tunggu juga harus dibangun baru.

Hanya saja, dari 1.010 unit rumah masuk daftar tunggu, karena keterbatasan dana.(Serambinews/Abdullah Gani)