SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya (Pijay) melalui Dinas Perdagangan dan Koperasi (Disdgkop) melatih sedikitnya 10 tenaga dari delapan kecamatan dalam bidang bordir yang dipusatkan di Pendopo Wakil Bupati setempat.

Kegiatan pelatihan tersebut berlangsung selama 10 hari mulai yaitu sejak 7 sampai 17 Oktober 2019.

Wakil Bupati Pjay, H Said Mulyadi SE MSi didampingi Kepala Dinas Perdagangan dan Koperasi (Didagkop), Rapiati SE kepada Serambinews.com, Senin (7/10/2019) mengatakan, kegiatan pelatihan bagi 10 peserta ini untuk lebih mamatangkan seni bordir khas Pijay. Mereka semua yang direkrut dalam pelatihan sepuluh hari ini dari delapan kecamatan telah memiliki dasar bordir dan selanjutnya ditempah talenta bordir secara rapi," sebut Said Mulyadi.

Selama ini, kata Said Mulyadi setiap ada even pameran ditingkan Aceh maupun Nasional belum tampil secara khas bordir ala Pijay. Sehingga denganm pelatihan ini tentunya akan melahirkan brand produk bordir khas Pijay. Sehingga dengan sendirinya hasil olahan produk ini bisa dipasarkan di luar serta memiliki hak paten.

"Saya sangat berkeinginan 10 tenaga bordir yang dibekali ilmu ini dapat menghasilkan produk bordir khas lokal yang mendunia," jelasnya. Guna melatih mereka secara lebih tajam dalam bidang Bordir ini pihak pemerintah lewat Disdagkop mengundang secara khusus tutor dari provinsi Aceh yaitu dari pihak Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) dan Dinas Perindustrian dan Perdangan (Disperidag) yaitu Yulidar dan Yuyun.(SERAMBINEWS/IDRIS ISMAIL)